Belajar Mencintai dari Mr. Queen

Diambil dari Instagram Mama @zzang_cowdragon

Karena masih belom move on dari Jungjeon Mama (salah satu sebutan ratu dalam bahasa korea), maka aku dedikasikan tulisan ini untuk Jang So Young (duo chef & Mama). Aku baru aja nyelesein nonton drama korea berjudul Mr. Queen. Awalnya nonton buat rame-rame weekend aja, eh tapi kok cocok. Akhirnya keterusan ampe akhirnya kelar episode terakhir. Ceritanya berkisah tentang seorang chef masa kini bernama Jang Bong Hwan yang masuk ke dalam tubuh seorang ratu korea jaman dulu bernama Kim So Young. Dramanya berjumlah 20 episode dengan tambahan 2 episode spin off. Sungguhlah aku tidak menyangka drama ini akan kocak namun menyedihkan juga. 


Gimana jadinya jiwa seorang chef narsis yang hobi godain cewek masuk ke tubuh seorang ratu jaman dulu yang sedang dilanda kegalauan? Jungjeon Mama mau bunuh diri dengan nyemplung ke danau istana, Jang Bong Hwan tidak sengaja terlempar dari apartemennya ke kolam renang. Disitulah kisah dimulai. Aku kira dramanya akan menceritakan bagaimana pengalaman tertukar jiwa, tapi ternyata ceritanya hanya fokus pada petualangan chef di dalam tubuh ratu. Setelah dinikmati sampe akhir, sebenarnya jiwa mereka ga ketuker. Jiwa ratu asli masih ada dalam tubuh itu, cuma ngumpet aja gitu ceritanya. Akhirnya terjadilah duet maut pengetahuan Jungjeon Mama Kim So Young dan kebobrokan chef narsis Jang Bong Hwan beraksi selama 20 episode. Walau dibalut komedi, aku bisa belajar banyak hal dari drama ini. 

1. Focus on yourself before focus on others.

Mama in her element
Diambil dari Instagram Mama @zzang_cowdragon
Kalo dipikir-pikir, Kim So Young bucin banget sama Raja, malah sampe rela berkorban apapun demi Raja. Bahkan saking frustasinya Kim So Young karena Raja ga cinta ama dia, dia sampe bunuh diri di danau. Sampe akhirnya ketemulah sama jiwanya Jang Bong Hwan ini. Jang Bong Hwan sangat mencintai dirinya sendiri, bahkan cenderung narsis. He value himself so high that he even adore himself that much. Ia juga bertindak serampangan namun semuanya karena dia hanya ingin bertahan hidup saat tubuhnya saat ini. Dia tidak peduli dengan rintangan yang ada di depannya, dia tetap berjuang dan berusaha maju untuk membela dirinya. Kelihatan pas baru nyampe di tubuh Mama, dia berusaha memahami apa yang terjadi dan gimana caranya biar dia bisa balik. Ia bahkan sampe unjuk bakat masaknya untuk menggaet hati Ibu Suri agar melancarkan usahanya buat balik ke dunianya. 


Sampe akhirnya Jang Bong Hwan sadar bahwa banyak sekali yang berusaha membahayakan diri Mama. Yang sebenernya ya diri dia juga, karena jiwanya kan masuk di tubuh Mama. Mulai dari suaminya (si Raja) yang berniat membunuh dia dan keluarga besarnya. Sampe keluarga besarnya yang berniat membunuhnya aja, dia gak gentar. Dia malah lawan balik tu orang-orang yang mau nyelakain dia, telak pula! 

Jang Bong Hwan x Kim So Young selalu mencari akal biar ga larut dalam kesedihan dan keterpurukan. Menurutku semuanya drivenya adalah cinta Jang Bong Hwan pada dirinya. Walau literally ada 2 jiwa dalam satu tubuh, tapi Jang Bong Hwan yang saat itu lebih dominan, menyayangi tempatnya hidup yaitu tubuh Mama. Oleh karenanya dia berjuang sekuat tenaga untuk bisa tetap hidup dan tidak tertindas, walau itu atas nama Mama. Bahkan, atas berbagai kerandoman yang ia lakukanpun akhirnya ia menaklukan hati raja. Love is in the air! 
Bapak dan Ibu Negara 
Foto diambil dari instagram Mama

2. Stand up for yourself. 

Foto diambil dari instagram Mama @zzang_cowdragon 

Jang Bong Hwan selalu berani untuk mengambil berbagai keputusan dan tindakan demi tetap bertahan hidup saat berada di tubuh Mama. Walau ia dihadapkan pada dilema akan egonya maupun perasaan asli Mama, ia akhirnya bertindak yang menurutnya benar dan turns out hasilnya gak sejelek itu. Ia ga takut harus berurusan sama para Ibu Suri, selir, bahkan pejabat pemerintah lainnya. Ia yakin akan prinsip yang ia pegang dan berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkannya. Ia ga takut mengambil risiko apapun, bahkan meninggalkan memori indah bersama Kim Byeong In (kakak sepupunya) yang jelas sangat care sama dia. Ketika ia sudah selesai dengan dirinya sendiri, Ia kemudian baru memikirkan orang lain. Karena dalam kamusnya, diri dia itu nomer satu. 

3. Love yourself first, loving others will follow 

Diambil dari Instagram Mama @zzang_cowdragon 

Jang So Young (chef x mama) yang awalnya sangat self centered, di episode menjelang akhir pun mulai memikirkan orang lain. Ketika dia sudah selesai dengan dirinya, dia mulai care orang lain di sekitarnya. Ia sangat care dangan 2 dayang yang setia mendampinginya.Ia juga ternyata masih care sama Kim Byeong In, kakak sepupunya yang rela mati demi dia. Bahkan ketika sedang terpisah dengan 2 dayangnya di hutan, yang dia pikirkan adalah apakah mereka selamat atau tidak. Ia juga diam-diam perhatian dengan juru masak kerajaan yang walau kalo ketemu lebih sering berantemnya daripada akurnya. Ia bahkan bersekutu dengan raja karena ia merasa raja memiliki visi yang sejalan dengannnya. Ia juga perhatian ke selir raja, ketika sang raja dikabarkan mati, Ia repot-repot mengabarkan ke selir bahwa raja masih hidup demi untuk membuat si selir tenang. Karena Ia tahu, si selir benar-benar sayang sama raja. Ia mulai menaruh perhatian kepada kepentingan orang banyak, tidak lagi hanya berfokus pada dirinya. 


Diambil dari instagram raja
Kalo aku bisa refleksikan, tingkat compassion atau welas asih Jang So Young ini sudah tumbuh dan baik sehingga akhirnya dia bisa juga berbagi kasih dengan orang sekitarnya. Ia bahkan tidak lagi egois hanya memikirkan diri sendiri. Ketika hilang di hutan, yang ada di pikirannya adalah betapa kasihannya orang-orang yang sudah berjuang untuk dia. Nah, di sini support system juga berperan penting untuk growth seseorang. Mama punya Raja dan dayang-dayangnya yang selalu support segala kegilaan yang ia lakukan. Ia mendapat back up yang sangat solid dan tidak terkalahkan. Jika kita bandingkan dalam hidup kita, support system yang baik juga berpengaruh atas pertumbuhan hidup kita. Kalau kita berada dalam lingkungan yang tidak mendukung perkembangan kita, yaudah kita stuck disitu aja. Malah bahkan bisa sampe frustasi. So choose our support system wisely. More important, know ourself well before trying to knowing/understanding others. 


Overall, drama ini membuat aku banyak belajar tentang mencintai. Mencintai diri sendiri dan mencintai sesama. Berani berjuang di kaki sendiri and take that leap of faith. Buat kamu yang pengen nonton drama kocak tapi banyak valuenya juga, cus tonton di segala channel kesayangan kamu. Selamat ngakak sambil nangis! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Going Inside

Press Pause - Mengambil Jeda